
Di balik banyak brass line paling “ngomong” di lapangan hari ini, ada satu nama yang pelan tapi pasti mulai sering muncul di balik layar: Dylan Toombs. Dia bukan tipe orang yang ngejar spotlight, tapi kalau lo ikutin jejak karya dan desainnya, lo bakal sadar satu hal — suara yang lo dengar itu nggak kebetulan. Itu…

Di balik set timpani yang berkilau dan dentum marimba yang memecah keheningan panggung, berdiri satu nama yang selama lebih dari dua dekade telah menjadi poros dunia perkusi Thailand: Asst. Prof. Dr. Paopun Amnatham. Dengan rekam jejak yang bisa membuat siapa pun menelan ludah, Paopun bukan hanya seorang akademisi atau performer—dia adalah kekuatan kreatif yang merobek…

Di dunia wind band dan marching show, nama Dr. Nipat Kanchanahud, D.M.A. sudah lama lewat dari sekadar “konduktor hebat”. Dia adalah kombinasi langka: akademisi, konduktor, drill designer, juri internasional, produser rekaman, dan duta tak resmi untuk “angin” dari Thailand ke seluruh dunia. Saat ini, Nipat adalah full-time faculty di Department of Western Music, Faculty of…

Di dunia marching percussion, ada nama yang nggak perlu diperkenalkan lagi. Begitu lo bilang “Scott Johnson”, yang kebayang langsung: Blue Devils, snare line super rapih, sound tebal, dan standar yang bikin generasi pemain merasa harus latihan dua kali lebih keras. Dan di tahun ke-46 bareng Blue Devils Drum & Bugle Corps, Scott bukan hanya legenda—dia…

Di tengah hiruk-pikuk Tokyo yang serba cepat, ada satu sosok yang gerakannya justru paling presisi: hentakan stick di pad, pola ritmik di kepala, dan visi besar tentang bagaimana marching arts bisa menyatukan budaya. Namanya Steve Ulicny — dan selama bertahun-tahun, hidupnya berputar di orbit satu hal: membuat dunia marching jadi lebih besar, lebih berani, dan…

Di dunia drum corps, nama Ron Hardin bukan sekadar tercetak di buku program—dia adalah buku panduan bagaimana sebuah pertunjukan bisa terlihat megah, rapi, dan tetap bikin jantung penonton berdegup. Tahun 2025, Jakarta DCI kedatangan salah satu “otak visual” paling berpengaruh di era modern drum corps. Dari lapangan-lapangan legendaris di Amerika Serikat hingga arena-arena dunia, jejak…

Di tahun ketika Jakarta DCI 2025 resmi mengibarkan bendera internasionalnya lebih tinggi dari sebelumnya, satu nama langsung mencuri perhatian di daftar juri: Adam Sage. Buat para pelaku dan penikmat pageantry arts, kehadiran Sage di jajaran tim penilai bukan sekadar formalitas; ini semacam stempel resmi bahwa panggung Indonesia sudah masuk radar dunia—dan bukan lagi sekadar catatan…

Jakarta biasanya identik dengan hiruk pikuk lalu lintas, gig venue yang padat, dan festival musik yang datang silih berganti. Tapi satu dekade terakhir, ada satu “konser” lain yang pelan-pelan mencuri perhatian: Jakarta Drum Corps International, turnamen tahunan marching band berformat drum corps yang digelar oleh Indonesia Drum Corps Association (IDCA) bekerja sama dengan Drum Corps…

(diadaptasi dari artikel Drum Corps International) Baru dua bulanan sejak Tur Drum Corps International 2025 berakhir, tapi obrolan soal musim 2026 sudah mulai rame lagi. Banyak korps mulai buka rekrutmen, audisi bermunculan di mana-mana, dan pelan-pelan jalur menuju DCI Tour 2026 mulai kelihatan jelas. Buat kamu yang pengin naik level di dunia drum corps, ini…

Di antara feed media sosial dan algoritme yang mengekang selera, Moxie (Netflix, 3 Maret 2021) datang seperti selebaran fotokopi yang diselipkan ke loker: sederhana, berisik, dan sengaja menantang status quo. Disutradarai Amy Poehler dari novel YA 2017 karya Jennifer Mathieu, film ini mengikuti Vivian (Hadley Robinson), remaja 16 tahun yang menerbitkan zine anonim untuk membongkar…